1. Keraton Yogyakarta
Salah satu wisata sejarah di Jogja yang wajib kamu kunjungi tentu saja Keraton Yogyakarta. Tempat wisata sekaligus salah satu ikon kota ini memiliki nama asli Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Hingga kini, istana ini masih dihuni oleh para keturunan raja-raja Yogyakarta. Tidak hanya melihat bangunan bersejarah saja, kamu juga bisa menyaksikan berbagai pertunjukkan atau upacara adat yang masih sering dilakukan oleh pihak keraton. Jika masuk ke dalam, kamu juga akan menemukan barang-barang pusaka peninggalan zaman dulu. Barang-barang pusaka tersebut misalnya seperti kereta kencana, keris, tombak, ampilan, panji-panji, pelana kuda, dan regalia. Tak heran, lokasi ini juga sudah diakui oleh UNESCO sebagai salah satu situs warisan dunia.
2. Taman Sari Keraton Yogyakarta
Wisata sejarah di Jogja lainnya yang wajib kamu kunjungi adalah Taman Sari. Bangunan yang sudah ada sejak abad ke-17 ini dibangun pada masa kesultanan Hamengkubuwono I dengan lama waktu pengerjaan sekitar 9 tahun (1758 hingga 1765). Dulunya, bangunan ini memiliki luas awal 10 hektar dengan 57 bangunan, yang terdiri dari kompleks kolam pemandian, pulau buatan, danau buatan, jembatan gantung, taman, lorong bawah tanah, kanal air, serta beberapa gedung dengan beragam arsitektur. Kini, salah satu bangunan yang masih tersisa dan bisa kamu nikmati adalah masjid bawah tanah. Masjid yang sangat populer di kalangan wisatawan ini sukses menjadi spot favorit untuk mengabadikan momen liburan yang menyenangkan.
3. Meseum Benteng Vredeburg
Mencari wisata sejarah yang menggabungkan unsur education dan entertainment? Museum Benteng Vredeburg adalah jawabannya. Dibangun pada tahun 1765 oleh pemerintah Belanda, museum ini awalnya adalah benteng pertahanan dari serangan Kraton Yogyakarta. Di dalam museum ini, kamu akan menemukan sejumlah koleksi, seperti diorama yang menceritakan perjuangan rakyat pra-proklamasi, bangunan-bangunan peninggalan Belanda, serta benda-benda bersejarah lainnya yang sangat khas dengan budaya masa lalu. Jadi, di museum ini kamu bisa mendapatkan berbagai informasi menarik, mulai dari sejarah, budaya, hingga nilai-nilai luhur perjuangan. Lebih dari itu, wisata ini juga memiliki banyak spot foto instagramable yang menarik untuk dijadikan latar belakang.
4. Monumen Yogya Kembali
Monumen yogya kembali merupakan sebuah museum yang memiliki arsitektur bangunan unik. Museum di tepi jalan Ring Road Utara ini memiliki bentuk layaknya gunung, yang mana bentuk itu melambangkan kesuburan dan pelestarian sejarah nenek moyang. Museum ini dibuat untuk mengenang sejarah perjuangan rakyat Indonesia atas kemunduran pasukan Belanda dari Yogyakarta yang kala itu merupakan Ibukota Indonesia. Maka dari itu, kamu akan menemukan deretan nama pahlawan di dinding besar saat memasuki museum. Museum yang lebih dikenal sebagai Monjali ini juga memiliki diorama dan lukisan dinding yang menggambarkan perjuangan bangsa Indonesia dalam melawan penjajah. Tak hanya itu, ada pula ruang khusus untuk mendoakan para pahlawan bernama Garbha Graha.
5. Candi Perambanan
Candi Perambanan merupakan kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia. Nama kompleks candi ini adalah ‘Siwagrha’ dalam Bahasa sansekerta, yang berarti Rumah Siwa. Meski dibangun pada abad ke-9 masehi, candi ini masih berdiri dengan kokoh dan merupakan salah satu situs warisan dunia UNESCO. Sehingga, tak hanya wisatawan lokal, namun wisatawan mancanegara juga banyak yang mengunjungi candi ini. Ketinggian candi ini mencapai 47 meter. Selain merupakan candi yang indah untuk dinikmati pada siang hari, candi ini juga memiliki pemandangan yang tidak kalah fantastis di malam hari yang mana terdapat sorotan lampu. Bahkan, candi ini merupakan lokasi dari salah satu perhelatan music jazz, yaitu Prambanan Jazz Festival, dimana penonton dapat menikmati music jazz dengan latar candi yang indah

.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)
0 Komentar